bali family villa
20 Sep 2025

15 Tempat Wisata di Denpasar yang Murah Tahun 2026

Mendapat pengalaman liburan di Bali yang otentik tidak harus menghabiskan biaya mahal karena ada banyak tempat wisata di Denpasar yang murah sehingga bisa menghemat budget untuk liburan keluarga. Denpasar bukan hanya kota bisnis, tetapi juga dikenal sebagai kota budaya yang masih melestarikan banyak tradisi turun-temurun.

Kota ini menyimpan banyak sekali keunikan dan tempat wisata menarik dari monumen bersejarah, taman kota nyaman, villa-villa ramah keluarga, hingga pantai-pantai dengan panorama memukau. Berminat untuk jalan-jalan di Denpasar? Berikut adalah 15 tempat wisata di Denpasar yang murah. 

15 Rekomendasi Wisata Denpasar yang Budget Friendly

Sebagian besar tempat wisata di Bali dengan harga murah berlokasi di Kota Denpasar. Tidak heran jika Denpasar menjadi kota bisnis sekaligus destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Berikut daftar tempat wisata di Denpasar yang budget friendly cocok untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

1. Bajra Sandhi Renon

Terletak di kelurahan Renon, Kota Denpasar, monumen Bajra Sandhi jadi simbol kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut tercermin pada jumlah anak tangga di pintu monumen berjumlah 17, tiang agung di dalam monumen berjumlah 8 dengan ketinggian 45 meter. Simbolisasi ini membuat banyak kantor pemerintahan berdiri di area tersebut. 

Dilansir dari website resmi Kota Denpasar, Monumen Bajra Sandhi merupakan gedung menyerupai genta (lonceng suci yang dipakai pemimpin agama Hindu saat upacara keagamaan). Gedung seluas 4900 meter ini dirancang oleh Ir. Ida Gede pada tahun 1981. 

Uniknya, desain bangunan ini memiliki beberapa elemen agama Hindu, membuat arsitekturnya sangat unik. Tetapi, pembangunannya baru dilaksanakan pada 1987 atas prakarsa mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra, dan pembangunannya baru selesai di tahun 2003. 

Daya tarik utama monumen ini adalah museum yang berada di dalamnya, menampilkan 33 diorama menceritakan kembali momen-momen penting dalam sejarah Bali. Untuk menikmati wisata edukatif ini, wisatawan domestik hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak, menjadikannya salah satu wisata denpasar yang sangat terjangkau. 

Jika pengunjung hanya ingin menikmati kecantikan monumennya dari luar atau sekedar berpiknik bersama keluarga di taman, hanya perlu membayar parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. 

2. Pantai Sanur

Pantai Sanur dikenal sebagai "sunrise of the world" karena kecantikan matahari terbit di pantai ini tidak tertandingi seringkali dibandingkan dengan Pantai Koh Lipe di Thailand. Apalagi, pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk untuk menjangkau pantai ini, hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp2.000 - Rp5.000, menjadikannya salah satu tempat wisata murah di Denpasar, populer di kalangan warga lokal, ekspatriat, hingga turis.  

Pesisir pantai wilayah Denpasar Selatan ini dikenal dengan suasana tenang, air lautnya jernih dengan ombak yang relatif aman untuk anak-anak berenang, menjadikannya destinasi ini sempurna bagi keluarga dan mereka yang mencari ketenangan. Pengunjung dapat berjalan santai di sepanjang jogging-track atau menyewa sepeda untuk menikmati keindahan pantai dari ujung ke ujung.  

Pantai ini juga dilengkapi dengan berbagai warung dan kafe yang menawarkan hidangan lezat dengan harga yang ramah di kantong. Pantai ini juga dikelilingi berbagai hotel dan villa yang cocok untuk keluarga menginap salah satunya adalah Sanora Villa, menawarkan tempat menginap nyaman dengan private pool. 

3. Hutan Mangrove

Hutan Mangrove atau dikenal juga dengan Mangrove Information Center (MIC) adalah tempat wisata alam di Denpasar yang cocok untuk melarikan diri dari keramaian kota. Pengunjung dapat merasakan pengalaman unik berjalan di atas jembatan kayu sepanjang 2 kilometer, menembus hutan bakau lebat, menawarkan pemandangan alam hijau dan sejuk.  

Destinasi ini tidak hanya menawarkan pengalaman rekreasi, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan konservasi. Biaya masuk ke Hutan Mangrove sangat terjangkau, hanya Rp 10.000 per orang untuk wisatawan domestik.

Tempat ini sering menjadi lokasi favorit untuk kegiatan fotografi, termasuk foto model dan sesi foto pra-nikah, membuktikan bahwa keindahan alam di Denpasar bisa dinikmati dengan biaya minim. Di dekat sini juga banyak tempat makan seafood, cocok untuk makan siang bersama keluarga. 

4. Lapangan Puputan

Mengutip dari djkn.kemenkeu.go.id, Lapangan Puputan terletak di jantung Kota Denpasar tepatnya di wilayah Denpasar Barat. Tempat ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting, mengingat tempat ini adalah lokasi Perang Puputan Badung yang merupakan perjuangan masyarakat Bali dalam mempertahankan tanahnya. 

Kini, tempat ini berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang ramai dikunjungi oleh warga lokal dan wisatawan. Pengunjung dapat bersantai, berolahraga, atau sekadar menikmati suasana asri di area luas ini, tidak heran tempat ini jadi favorit tempat bersantai bagi keluarga yang tinggal di area Kota Denpasar. 

Salah satu daya tarik utamanya adalah Patung Catur Muka yang dikelilingi kolam air mancur dengan lampu-lampu berwarna-warni tampak indah di malam hari. Satu hari sebelum Raya Nyepi, area ini juga dijadikan area festival ogoh-ogoh. 

Sama seperti banyak Tempat piknik lainnya di Denpasar, tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk berkunjung ke Lapangan Puputan. Pengunjung hanya perlu membayar parkir di sekitaran lapangan. 

Lokasinya strategis di depan Kantor Walikota dan dekat dengan Museum Bali menjadikannya destinasi wajib saat menjelajahi pusat kota.  

5. Museum Bali

Dilansir dari disbud.baliprov.go.id, pendirian Museum Bali dicetuskan pada tahun 1909-1913 oleh seorang arsitek W.F.J Kroon, yang juga menjabat sebagai Asisten Residen Bali Selatan di Denpasar. Pendirian museum ini kemudian ditandai dengan berdirinya Gedung Arca pada tahun 1910 oleh para arsitek ternama di zamannya seperti I Gusti Gede Ketut Kandel, I Gusti Ketut Rai, serta Curt Grundler, seorang arsitek asal Jerman. 

Karya para arsitek tersebut melahirkan bangunan yang memadukan unsur Pura (tempat sembahyang) dan Puri (istana). Museum ini menjadi rumah bagi berbagai koleksi artefak, menceritakan sejarah dan peradaban Bali dari zaman prasejarah hingga era modern. Koleksinya mencakup sarkofagus, peralatan batu, tekstil tradisional seperti songket dan prada, serta topeng-topeng sakral seperti Barong dan Rangda.  

Dengan luas mencapai 6.000 meter persegi, museum ini menawarkan wawasan mendalam tentang budaya Bali dengan harga tiket yang sangat murah, hanya Rp 10.000 per orang. Pengunjung juga dapat memanfaatkan layar sentuh interaktif untuk memperoleh informasi mengenai koleksi tanpa perlu menggunakan jasa pemandu wisata.  

6. Pasar Badung

Jauh sebelum berdirinya mal-mal besar di Bali, Pasar Badung merupakan pusat perbelanjaan, rekreasi, dan budaya, berlokasi di pinggiran bantaran sungai Tukad Badung. Pasar ini awalnya seperti pasar tradisional pada umumnya, menjual sayuran segar, rempah-rempah, kerajinan tangan, dan masih banyak lagi. 

Namun di tahun 2016, Pasar Badung mengalami kebakaran besar sehingga dibangun kembali, dibuat lebih modern dengan basement, lift, dan kios yang lebih bersih serta rapi sehingga pengunjung nyaman berbelanja. Sejak diresmikan pada tahun 2019, Pasar Badung juga menjadi pusat kuliner malam, menjual berbagai makanan tradisional seperti nasi sela, nasi babi guling, bakso, dan makanan kekinian seperti steak ayam dan sate godzilla. 

Pasar Badung bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga cerminan denyut kehidupan masyarakat lokal Bali. Apalagi kawasan Pasar Badung ini merupakan gambaran akulturasi budaya dimana masyarakat keturunan Bali, Tionghoa, dan Arab sama-sama berdagang di sini. 

Kunjungan ke pasar ini tidak memungut biaya masuk, hanya biaya parkir jika membawa kendaraan. Jika ingin mencari tempat wisata murah di Denpasar, pastikan Pasar Badung masuk list destinasi yang akan dikunjungi. 

7. Duta Orchid Garden

Taman ini jadi rumah berbagai jenis anggrek, yang sebagian besar merupakan anggrek hybrid. Kebanyakan jenis bunga di sini adalah Anggrek Bulan (Phalaenopsis) dan Anggrek Dendrobium, dengan beragam warna dan corak yang cantik. 

Lokasi taman ini cukup strategis yaitu hanya 15 menit dari Pantai Sanur. Koleksi anggreknya pun ditata rapi dilengkapi juga dengan pepohonan bunga tropis lain seperti bunga kamboja, membuat suasananya tenang dan sejuk. 

Harga tiket masuknya bervariasi tergantung kunjungan di hari kerja atau weekend, namun umumnya tiket masuk di sini berkisar antara Rp35.000 - Rp40.000. Biasanya, mereka juga menyediakan spesial promo yaitu paket piknik atau makan di restoran mereka, cocok untuk berwisata sekaligus makan bersama keluarga. 

Pengunjung dapat mengikuti tur berpemandu untuk belajar tentang berbagai spesies anggrek atau sekadar bersantai sambil menikmati keindahan alam. Taman ini juga memiliki misi edukasi dan konservasi, menjadikannya lebih dari sekadar tempat rekreasi biasa.  

8. Pantai Sindhu

Berlokasi tidak jauh dari Pantai Sanur, Pantai Sindhu juga jadi salah satu opsi pantai lainnya di Denpasar, cocok untuk menikmati sunrise. Pantai ini memiliki banyak pedagang souvenir dan makanan, cocok untuk bersantai sambil menikmati kuliner atau belanja oleh-oleh dengan keluarga. 

Dari pantai ini, pengunjung bisa melihat kecantikan Gunung Agung serta kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana. Di sini juga terdapat konservasi penyu di mana pengunjung bisa berinteraksi dengan berbagai jenis penyu yang hidup di perairan Bali. 

Pantai ini sangat ramah bagi keluarga dengan ombak yang relatif tenang serta jalur jalan kaki yang landai, membuatnya jadi tempat healing di Denpasar tidak memerlukan biaya besar. Seperti pantai-pantai lain di Sanur, Pantai Sindhu tidak memungut biaya tiket masuk, dan pengunjung hanya perlu menyiapkan biaya parkir yang sangat murah. 

9. Pantai Semawang

Pantai Semawang adalah bagian dari garis pantai Sanur yang panjang, bedanya di pantai ini terdapat banyak sekali resort dan cafe terkenal. Area pantai ini berdekatan dengan InterContinental Bali Sanur Resort dan cafe Stuja Dipantai merupakan tempat nongkrong hits di Denpasar. 

Pantai ini juga dikenal dengan air lautnya tenang dan ombaknya yang tidak terlalu besar, menjadikannya pilihan favorit untuk keluarga yang ingin bermain air dengan aman. 

Kebersihan pantainya cukup terjaga dan terdapat fasilitas yang memadai seperti gazebo dan penyewaan kano membuat pengunjung merasa nyaman. Tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk menikmati keindahan Pantai Semawang, menjadikannya opsi yang sangat ramah di kantong.  

10. Turtle Conservation and Education Center (TCEC)

Pusat konservasi penyu terbesar di Bali berada di Pulau Serangan, tepatnya di Turtle Conservation and Education Center (TCEC). Pusat konservasi ini didedikasikan untuk rehabilitasi penyu yang terancam punah. 

TCEC memainkan peran penting dalam memberantas perdagangan penyu ilegal di Bali dan mengumpulkan telur-telur dari pantai untuk dikembangbiakkan di lingkungan aman. Biaya kunjungan ke TCEC pun gratis, cukup melakukan donasi untuk upaya konservasi mereka. 

Pengunjung dapat melihat penyu yang dirawat, tukik-tukik yang baru menetas, dan bahkan berpartisipasi dalam program adopsi dan pelepasan tukik ke laut dengan biaya tambahan. Pengalaman ini sangat berharga bagi keluarga yang ingin mengajarkan anak-anak tentang pentingnya konservasi, membuat konservasi ini jadi salah satu tempat liburan keluarga terbaik di Asia. 

11. Pasar Sindhu

Di siang hari, Pasar Sindhu menjadi sebuah pasar tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari, namun setelah senja, area parkir pasar ini berubah menjadi surga kuliner malam yang ramai. Dikenal sebagai Pasar Malam Sindu, tempat ini adalah magnet bagi pecinta kuliner di Denpasar dengan beragam pilihan makanan mulai dari masakan Bali, Jawa, hingga Thailand. 

Berbagai hidangan lokal lezat, mulai dari sate lilit, sate kambing, bakso, hingga nasi goreng, dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau. Pasar ini adalah salah satu destinasi wisata malam yang paling otentik dan murah di Denpasar. 

Pasar ini buka dari pagi hari hingga pukul 23.00 WITA, menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda di setiap waktu.  

12. Pantai Mertasari

Terletak di ujung selatan Sanur, Pantai Mertasari terkenal dengan pemandangan matahari terbenam dan terbitnya yang indah. Pantai ini menawarkan suasana lebih tenang dibandingkan dengan pantai-pantai lain dan sering digunakan untuk kegiatan lokal seperti memancing dan berperahu.  

Karena anginnya yang kencang sepanjang tahun, pantai ini juga menjadi spot populer bagi para penggemar paralayang serta menjadi spot festival layang-layang dunia. Akses ke Pantai Mertasari tidak dipungut biaya masuk, menjadikannya salah satu objek wisata ideal untuk dinikmati dengan biaya murah. 

13. Pantai Bangsal

Pantai Bangsal merupakan bagian dari kawasan Sanur, telah menjadi pilihan favorit bagi keluarga, terutama saat musim liburan. Airnya dangkal serta dekat dari area parkir memungkinkan anak-anak bermain air dengan aman, sementara orang tua bisa bersantai di tepi pantai sambil mengawasi mereka.  

Selain berenang, pengunjung juga sering terlihat memancing di pinggir pantai, mencari ikan segar untuk dikonsumsi. Atmosfernyatidak terlalu ramai sehingga dapat memberi ketenangan bagi mereka yang mencari pelarian dari keramaian, dan yang terpenting, tidak ada biaya masuk.  

14. Taman Lumintang

Taman Kota Lumintang adalah ruang terbuka hijau berfungsi sebagai area rekreasi dan edukasi bagi masyarakat Denpasar. Taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti taman lalu lintas, area kebugaran, dan taman bermain anak. 

Kawasan Youth Park juga dilengkapi dengan CCTV dan WiFi gratis, menciptakan ruang publik aman dan nyaman. Salah satu daya tarik utamanya adalah pertunjukan air mancur menari yang memukau di malam hari, diiringi musik dan kelap-kelip lampu berwarna-warni.  

Taman Lumintang Denpasar buka 24 jam dan tidak memungut biaya masuk, hanya biaya parkir terjangkau. Dengan segala fasilitasnya, tempat ini adalah tempat melali di Denpasar yang sempurna dan ramah di kantong, dan juga populer sebagai tempat wisata anak di Bali

15. Pantai Matahari Terbit

Pantai Matahari Terbit adalah salah satu dari sembilan pantai di sepanjang pesisir Sanur yang terkenal sebagai spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit yang menakjubkan. Pemandangan cakrawala mempesona saat matahari muncul dari balik lautan adalah pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung.  

Selain menikmati pemandangan, pantai ini juga berfungsi sebagai dermaga utama untuk penyebrangan ke Nusa Lembongan dan Nusa Penida. Fasilitasnya lengkap, termasuk kios makanan, balebengong untuk bersantai, dan jalan setapak untuk berolahraga, dan yang terbaik, aksesnya gratis. 

Pantai ini merupakan salah satu wisata di Bali, khususnya Denpasar yang paling ideal untuk menikmati liburan keluarga, apalagi di sekitarnya ada banyak hotel ramah anak yang bisa diakses dengan berjalan kaki dari pantai. 

Kenapa Denpasar Layak Dikunjungi?

Denpasar bisa dikatakan sebagai kota yang ramah anak dan lansia karena daerahnya yang cenderung landai, minim perbukitan, dan banyak opsi transportasi. Ini dia beberapa alasan Denpasar jadi tempat yang cocok untuk base menginap. 

1. Banyak Pilihan Transportasi

Denpasar memiliki banyak opsi transportasi yang bisa mendukung kegiatan berwisata mulai dari Gojek, Grab, dan juga Trans Metro Dewata. Opsi transportasi termurah adalah Trans Metro Dewata, biasanya dipakai warga lokal untuk berwisata ke daerah yang cukup jauh seperti Jimbaran, Monkey Forest, dan Matahari Terbit dengan biaya Rp4.400. 

2. Akses Mudah ke Berbagai Fasilitas Publik 

Denpasar adalah kota kecil yang padat penduduk, sehingga fasilitas publik mudah dijangkau. Beberapa fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kota Denpasar seperti lapangan dengan jogging track hingga fasilitas playground gratis, cocok untuk kegiatan bersama anak di Bali

3. Harga Lebih Bersahabat

Tempat jalan-jalan di Denpasar memiliki harga tiket masuk yang jauh lebih terjangkau dibanding tempat wisata lain seperti Canggu ataupun Ubud, bahkan banyak tempat yang menggratiskan tiket masuk. Makanan di sini juga jauh lebih murah sehingga sering jadi pilihan keluarga yang mau menghemat anggaran liburan di Bali. 

Kesimpulan: Wisata di Denpasar Bali Budget Friendly

Denpasar, dengan perpaduan unik antara pesona alam, kekayaan sejarah, dan dinamika budaya, menawarkan alternatif liburan yang otentik, personal, dan ramah anggaran. Kota ini membuktikan bahwa liburan berkualitas tidak harus mahal, dan setiap sudutnya menawarkan pengalaman tak terlupakan yang berbeda dari destinasi wisata umum lainnya.

Untuk melengkapi pengalaman liburan di Denpasar dan sekitarnya, Stay at Solo hadir sebagai salah satu penyedia layanan perhotelan terkemuka di Bali. Dengan berbagai properti eksklusif seperti Kecapi Villa, Kanadea Villa, dan Sanora Villa, Ini Vie Hospitality berkomitmen untuk menjadikan liburan yang tak terlupakan.